Jangan Lakukan Kesalahan Ini Kalau Mau Keuangan Tetap Stabil


Salah satu kunci dari kehidupan yang lancar dan nyaman adalah memiliki kondisi keuangan yang sehat dan juga stabil. Nggak melulu soal nominal yang besar, namun sehat dan stabil artinya: ada anggaran keuangan yang jelas setiap bulannya dan jumlah pengeluaran tidak melebihi jumlah pemasukan. 

Sebab, jumlah pendapatan yang besar pun nggak menjamin kondisi keuanganmu bakal sehat dan stabil, kalau tidak diatur dengan benar, lho. Sebaliknya, meski jumlah pendapatan masih kecil, namun kalau pandai mengatur dan punya disiplin yang kuat, bukan nggak mungkin kamu malah bisa nabung dan rutin jalan-jalan tiap tahun! 

Di jaman sekarang, nggak cuma godaan belanja atau diskon aja yang bisa bikin keuangan goyang, lho. Tanpa disadari, ada juga beberapa kebiasaan yang kerap kita lakukan namun ternyata bisa jadi bumerang di kemudian hari untuk kondisi keuangan. Contohnya: 

Pinjam dana untuk hal yang konsumtif 

Pinjam dana tunai, baik nominal kecil atau besar, saat ini sudah semakin mudah. Nggak perlu lagi ke teman atau saudara, sebab ada fasilitas pinjam dana online dari fintech terpercaya seperti Kredivo yang bisa kamu manfaatkan. Dengan pilihan tenor 30 hari, 3 bulan, atau 6 bulan, Kredivo menerapkan suku bunga tetap hanya 2,95% per bulannya dengan minimal jumlah pengajuan pinjaman mulai Rp500.000 untuk pinjaman mini dan Rp 1 juta ke atas untuk pinjaman jumbo. Selain bunga yang rendah, pinjam uang di Kredivo prosesnya cepat dan mudah apabila kamu sudah terdaftar dan punya limit. Jika pengajuan pinjaman disetujui, dana akan langsung cair ke rekening yang kamu daftarkan dalam waktu 1 hari kerja. 

Namun, kemudahan ini bukan berarti bisa digunakan semaunya tanpa pertimbangan, ya. Apply pinjaman dana ke fintech ataupun bank sama dengan artinya menambah beban keuangan pribadimu. Ada angsuran beserta bunga yang harus dibayar hingga masa tenornya selesai. Maka dari itu, hindari meminjam dana untuk hal yang konsumtif seperti liburan, belanja hal-hal yang tidak dibutuhkan, atau untuk gaya hidup semata. Nggak mau kan, gaji bulanan kamu habis tak bersisa cuma buat bayar cicilan demi gaya hidup? 

Layanan pinjam dana online seperti yang ditawarkan Kredivo, idealnya digunakan untuk hal-hal darurat atau yang sifatnya produktif: misal, memulai bisnis kecil-kecilan. Jadi, sebelum memutuskan untuk apply pinjaman, yuk tanya lagi ke dirimu sendiri: apa tujuannya? Apakah kondisi keuanganmu sudah cukup sehat, dalam artian jumlah utang belum lebih dari 30% total penghasilan? 

Hanya membayar minimum dari tunggakan kartu kredit 

Hanya bayar jumlah minimum dari tagihan kartu kredit, sekilas memang terkesan meringankan. Tapi, nyatanya nggak begitu, karena jumlah tagihannya akan otomatis terakumulasi ke tagihan bulan depan. Nggak lupa juga, beserta bunganya. Artinya, pengeluaran kamu di bulan depan untuk bayar tagihan jadi membengkak. Kalau kebiasaan ini dilakukan terus menerus, bukan nggak mungkin pada akhirnya jumlah utang kartu kreditmu jadi menggunung. Maka dari itu, apabila tagihan kartu kredit sudah datang, sebaiknya langsung dibayar lunas. Sesekali, boleh aja andalkan fasilitas bayar minimum, misalnya saat ada kebutuhan mendesak yang butuh dana tambahan. Namun, jangan lupa segera lunasi di bulan berikutnya, ya! 

Tidak punya asuransi kesehatan 

Asuransi kesehatan cenderung jadi hal yang diabaikan di kala sehat. Padahal, sangat penting untuk punya asuransi kesehatan sejak dini baik itu BPJS ataupun asuransi kesehatan swasta. Sebab, biaya rumah sakit tidaklah murah, mau itu sakit ringan ataupun sakit yang membutuhkan perawatan khusus. Dengan adanya asuransi, hitung-hitung kamu sudah ‘berinvestasi’ untuk perawatan kesehatanmu di masa depan. Tidak ada yang tahu kapan akan jatuh sakit. Jangan sampai di saat sakit nanti, kamu sama sekali tidak memiliki asuransi dan otomatis akan berimbas pada kondisi keuanganmu. Yuk, persiapkan dari sekarang! 

Tidak punya perencanaan keuangan jangka panjang 

Tidak memiliki rencana keuangan jangka panjang adalah salah satu faktor yang mendorong kamu jadi lebih boros. Ada uang nganggur atau lebih dikit, maunya belanja ini itu, padahal belum tentu dibutuhkan. Padahal, rencana keuangan jangka panjang bisa mulai disusun berdasarkan hobi, impian, atau ketertarikanmu pada sesuatu, lho. Misal, kamu suka traveling. Maka, kamu bisa membuat rencana keuangan jangka panjang yang tujuannya agar kamu bisa traveling ke luar negeri setiap tahun. Dengan begitu, kamu bakal giat menabung setiap bulannya demi memenuhi impian tersebut. 

Mengikuti gengsi dan lapar mata 

Dua hal yang kalau dituruti nggak akan ada habisnya adalah gengsi dan lapar mata. Demi update di media sosial, kamu rela tekor buat datang ke tempat-tempat fancy tiap minggunya. Sekali dua kali, mungkin nggak berasa. Tapi kalau keseringan, tau-tau tagihan kartu kredit jadi bengkak atau kamu nggak punya tabungan sama sekali, deh. Maka dari itu, yuk, mulai belajar kontrol diri dengan cara patuh pada anggaran keuangan yang sudah dibuat. 
Jangan Lakukan Kesalahan Ini Kalau Mau Keuangan Tetap Stabil Jangan Lakukan Kesalahan Ini Kalau Mau Keuangan Tetap Stabil Reviewed by shakaela on September 16, 2019 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.