Tips Aman Minum Obat Pereda Nyeri Tanpa Munculnya Efek Samping


Obat pereda ngilu sama dengan obat biasanya yang mempunyai faedah sekaligus juga resikonya. Berita baiknya, ada banyak panduan yang bisa Anda kerjakan supaya obat pereda ngilu yang Anda minum masih aman serta ampuh menurunkan ngilu. 

Obat pereda ngilu terdiri atas beberapa kelompok serta type. Tiap kelompok diperuntukkan untuk keadaan tersendiri dengan dampaknya semasing. 

Supaya Anda dapat memperoleh faedahnya dengan maksimal serta terlepas dari resikonya, berikut deretan panduan minum obat pereda ngilu untuk Anda: 

1. Mengerti dosisnya 

Tiap type obat pereda ngilu yang Anda minum mempunyai dosisnya semasing. Dosis itu terdiri atas dosis sekali minum serta dosis maximum dalam satu hari. 

Jadi deskripsi, berikut beberapa macam obat pereda ngilu yang paling umum serta saran dosisnya: 
  • Paracetamol: 500-1.000 mg sekali minum, maximum 4.000 mg dalam satu hari. 
  • Ibuprofen: 200-400 mg sekali minum, maximum 1.200 mg dalam satu hari. 
  • Naproxen: 250 gr sekali minum, batas harian beragam di antara 500-1.000 mg sesuai dengan keadaan. 
  • Asam mefenamat: 500 mg sekali minum, maximum 1.500 mg dalam satu hari. 
  • Codeine: 15-60 mg sekali minum, maximum 360 mg dalam satu hari. 

2. Memberitahu dokter bila Anda konsumsi obat lain 

Panduan satu ini seringkali ditinggalkan waktu Anda akan minum obat pereda ngilu. Walau sebenarnya, obat pereda ngilu bisa berhubungan dengan obat lain. 

Contohnya, ibuprofen yang diminum bertepatan dengan obat antihipertensi justru dapat tingkatkan tekanan darah. 

Obat serta suplemen yang Anda mengonsumsi mungkin saja belum tertera dalam rekam medis. Atau, dokter mungkin tidak mengerti kekuatan hubungan dengan obat yang Anda minum dengan teratur. 

Itu penyebabnya, saat Anda ke dokter, yakinkan Anda memberitahukan obat apa yang tengah Anda minum untuk menghindarkan hubungan obat. 

3. Mengerti dampaknya 

Resikonya obat pereda ngilu beragam bergantung macamnya. Contohnya, ibuprofen serta aspirin yang termasuk dalam obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) bisa mengakibatkan penambahan denyut jantung, pusing, serta permasalahan pencernaan. 

Dokter mungkin tidak merekomendasikan NSAID bila Anda mempunyai kisah penyakit asam lambung, migrain akut, atau penyakit jantung. 

Dengan mengerti panduan yang satu ini waktu minum obat pereda ngilu, Anda bisa pilih obat dengan resikonya paling mudah. 

4. Ikuti saran pemakaian 

Minum obat pereda ngilu pasti harus sesuai dengan saran dokter. Anda harus ikuti dosis yang diberi, batas aman mengonsumsi, dan ketetapan kapan harus minum obat. 

Jangan memberikan tambahan dosis atau hentikan pemakaian obat tanpa ada sepengetahuan dokter. Bila obat yang Anda mengonsumsi tidak ampuh menurunkan ngilu, bahas permasalahan ini dengan dokter sebelum pilih obat pereda ngilu lain. 

5. Tidak memakai resep punya orang 

Panduan lain yang perlu Anda perhatikan waktu minum obat pereda ngilu ialah konsentrasi pada resep obat Anda. Resep obat diberi sesuai dengan keadaan medis Anda, baik dari sisi kisah penyakit, alergi, dan segi yang lain. 

Jangan memakai resep obat orang, sekalinya Anda memakai obat pereda ngilu yang sama dengannya. 

Keadaan kesehatan Anda serta orang mungkin berlainan. Anda tidak tahu hubungan obat yang mungkin berlangsung atau dampaknya pada kesehatan Anda. 

Tiap orang yang konsumsi obat pereda ngilu harus ikuti tata langkah penggunaan obat yang pas. Maksudnya jelas untuk memaksimalkan peranan obat serta kurangi dampaknya. 

Tidak hanya mengaplikasikan panduan di atas, yakinkan Anda telah konsultasi dengan dokter sebelum serta sepanjang minum obat pereda ngilu. Konsultasi benar-benar menolong untuk memastikan type obat pereda ngilu yang paling sesuai keadaan Anda.
Tips Aman Minum Obat Pereda Nyeri Tanpa Munculnya Efek Samping Tips Aman Minum Obat Pereda Nyeri Tanpa Munculnya Efek Samping Reviewed by shakaela on September 05, 2019 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.